Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap Zul ‘Zivilia’ terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Hasil tes urine pelantun lagu ‘Aishiteru’ itu ternyata positif menggunakan sabu.

Zul sudah ditangkap oleh polisi sejak 28 Februari 2019 lalu. Zul juga sudah dites urinenya. Argo mengatakan Zul kerap menggunakan narkotika jenis sabu itu ditempat tersangka-tersangka lainnya. Namun Argo tidak menjelaskan dengan detail terkait peran Zul dan peran tersangka-tersangka lainnya dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, diketahui beredar kabar jika Zul ditangkap oleh Polda Metro Jaya. Zul sempat hilang kontak saat akan manggung di konser musik KPU Bone pada Sabtu, 2 Maret 2019, hingga saat ini.

Zul ‘Zivilia’ ditangkap terkait narkotika jenis sabu. Polisi belum mau membeberkan barang bukti apa saja yang berhasil disita dari tangan Zul.

Zivilia Pernah Tampil di Jepang

Zivilia memulai kiprah di dunia musik pada tanggal 8 Agustus 2008 di kota Kendari. Awalnya band ini dikenal dengan nama Teplan Band. Band ini beraliran Slow Rock Alternative, dan mengawali karier dengan lagu berjudul Aishiteru dan Karena Cinta.

Motor band ini dikendalikan oleh Zulkifli alias Zul.  Awal terbentuknya Zivilia Band ini terjadi dengan tidak sengaja. Sepulang dari Jepang, Zul sudah menciptakan beberapa lagu-lagu beraliran Jepang.

Tidak kurang dari 20 lagu tercipta, dengan beberapa kali menampilkannya di Jepang. Sebelumnya Zivilia pernah juga memakai nama Zifhilia yakni terdiri dari dua gabungan kata “Zif” dan “Fhilia/Philia” yang bertemakan Cinta dan Kasih Sayang.

Band ini terkenal di kota kelahirannya setelah merilis lagu Menunggu di bawah naungan Megaswara dan ada lagu lain juga yakni Yang Tak Terlupakan, Harga Diri. Seiring waktu berjalan lagu Menunggu diubah nama menjadi Aishiteru.

Recommended